
Graha Alam belum punya website. Logonya cuma ada di buku faktur cetak, dan pembeli belum punya tempat untuk melihat jenis kayu dan ukuran yang tersedia sebelum menghubungi.
Pembeli bisa melihat lima jenis kayu dan sembilan ukuran standar di grahaalam.net, memasukkan beberapa ukuran dan jumlahnya ke keranjang, lalu menanyakan semuanya lewat satu pesan WhatsApp.
Kami mulai dari logo di buku faktur lama, lalu menyusun katalog mengikuti cara pabrik memesan: jenis kayu, balok atau papan, ukuran, dan jumlah per kubik atau per batang.
Satu-satunya logo adalah hasil cetak di buku faktur, jadi harus digambar ulang supaya tetap tajam di web dan media sosial.
Satu pesanan bisa berisi beberapa jenis kayu dan ukuran, jadi formulir satu item tidak cukup.
Stok berganti tiap minggu, jadi website tidak menampilkan harga atau stok, dan setiap pertanyaan berakhir di WhatsApp.
Pembeli pilih ukuran dan jumlah di tiap kartu kayu. Semua isi keranjang jadi satu pesan WhatsApp yang rapi.
Sembilan ukuran balok dan papan digambar dari ujung kayunya, jadi bedanya kelihatan sebelum membaca angka.
Logo digambar ulang sebagai vektor, dan warna website diambil dari logo itu.
Graha Alam (grahaalam.net) memasok kayu kering dari Tangerang sejak 2000: balok dan papan Meranti Merah, Kamper Samarinda, Balam, Meranti Batu, dan Nyatoh untuk pabrik mebel, eksportir frame, pembuat kusen dan pintu, serta pembuat list profil.
Kami menyiapkan beberapa arah desain dulu, lalu klien memilih satu. Setelah itu alur pemesanan diubah dari formulir bertahap jadi kartu katalog dengan keranjang, karena pesanan pabrik jarang cuma satu ukuran. Dari brief sampai live di grahaalam.net butuh sekitar dua hari.
Yang dibangun:
Angka diambil dari website yang sudah live. Jumlah permintaan penawaran belum kami tampilkan karena website ini baru rilis.
Booking audit automation dan kami akan memetakan workflow terbaik yang perlu diperbaiki lebih dulu.
Booking Audit